Talent Hunts Indonesia logo Talent Hunts

DISC Test: 4 Tipe Kepribadian, Contoh Soal & Tes Gratis

6 menit baca

DISC Test: 4 Tipe Kepribadian, Contoh Soal & Tes Gratis

Selain tes logika dan wawancara, banyak perusahaan di Indonesia memakai tes DISC dalam proses rekrutmen. Tes ini singkat, tidak ada soal hitungan, tetapi sering membuat kandidat bingung: pilihan mana yang "benar", dan apa yang sebenarnya dilihat HR dari hasilnya?

Sebagai perusahaan headhunter dan anggota pendiri APRESI (Asosiasi Perusahaan Rekrutmen dan Executive Search Indonesia), Talent Hunts Indonesia telah menempatkan lebih dari 500 kandidat di lebih dari 300 klien dari 30+ industri. Konsultan kami terbiasa membaca hasil tes kepribadian kandidat bersama hasil wawancara.

Di artikel ini Anda akan memahami arti tes DISC, empat tipe kepribadiannya, contoh soal, cara mengerjakan, dan cara recruiter membaca hasilnya. Anda juga bisa langsung mencoba tes DISC gratis di bawah.

Tes DISC Adalah...

Tes DISC adalah tes kepribadian yang mengelompokkan gaya perilaku seseorang ke dalam empat dimensi: Dominance (D), Influence (I), Steadiness (S), dan Compliance (C). Tes ini tidak mengukur kecerdasan atau kemampuan, melainkan cara seseorang cenderung bertindak, berkomunikasi, dan merespons situasi di tempat kerja.

Model DISC berasal dari buku Emotions of Normal People karya psikolog Amerika William Moulton Marston pada 1928. Pada 1956, psikolog industri Walter Clarke mengembangkannya menjadi alat penilaian untuk seleksi karyawan, dan pada 1970-an John Geier menyusun Personal Profile System yang menjadi cikal bakal tes DISC modern (Encyclopedia.pub).

Dalam psikotes di Indonesia, tes DISC biasanya muncul sebagai lembar berisi kelompok pernyataan. Kandidat diminta memilih pernyataan yang paling sesuai dan paling tidak sesuai dengan dirinya.

4 Tipe Kepribadian DISC

Keempat tipe DISC bisa dibayangkan sebagai empat kuadran. Bagian atas adalah orang yang cenderung cepat dan aktif, bagian bawah cenderung lebih tenang dan hati-hati. Sisi kiri lebih fokus pada tugas, sisi kanan lebih fokus pada orang.

Dominance Tegas, cepat, berorientasi hasil. Fokus pada tugas dan bergerak cepat. Influence Antusias, persuasif, suka bergaul. Fokus pada orang dan bergerak cepat.
Compliance Teliti, analitis, berstandar tinggi. Fokus pada tugas dan bekerja hati-hati. Steadiness Sabar, stabil, suportif. Fokus pada orang dan bekerja dengan ritme tenang.

Setiap orang memiliki keempat unsur ini dalam kadar berbeda. Hasil tes biasanya menunjukkan satu gaya yang paling menonjol dan satu atau dua gaya pendukung.

Tipe Ciri utama Kekuatan di tempat kerja Perlu diperhatikan
D: Dominance Tegas, kompetitif, langsung ke inti Mengambil keputusan cepat, berani menghadapi tantangan, mendorong target Bisa terkesan tidak sabar atau kurang mendengarkan
I: Influence Antusias, optimis, komunikatif Membangun hubungan, memotivasi tim, meyakinkan orang lain Bisa kurang memperhatikan detail dan tindak lanjut
S: Steadiness Sabar, setia, konsisten Dapat diandalkan, menjaga keharmonisan, mendukung rekan kerja Bisa enggan dengan perubahan mendadak atau sulit berkata tidak
C: Compliance Teliti, sistematis, analitis Akurat, menjaga kualitas, memutuskan berdasarkan data Bisa terlalu lama menganalisis atau terlalu kritis

Kombinasi Tipe DISC

Hasil tes jarang menunjukkan satu tipe murni. Biasanya ada dua tipe yang skornya paling tinggi, dan kombinasi inilah yang paling menggambarkan gaya kerja Anda.

Kombinasi Gambaran gaya kerja Contoh peran yang sering cocok
D + I Pemimpin yang energik dan persuasif, cepat mengambil keputusan sambil menggerakkan orang Sales manager, business development, pendiri usaha
D + C Tegas tetapi berbasis data, mengejar hasil dengan standar tinggi Manajer proyek, operasional, keuangan
I + S Hangat dan suportif, pandai membangun hubungan jangka panjang HR, customer success, account management
S + C Stabil, teliti, dan konsisten menjaga kualitas Akuntansi, administrasi, quality control, pengembangan perangkat lunak
I + C Komunikatif sekaligus teliti, bisa menjelaskan hal rumit dengan menarik Pelatih, konsultan, pemasaran berbasis data
D + S Tegas namun sabar, mendorong target sambil menjaga tim tetap solid Supervisor operasional, kepala tim lapangan

Contoh peran di atas hanya kecenderungan. Orang dengan tipe apa pun bisa sukses di peran apa pun, asalkan memahami kekuatan dan hal yang perlu ia kelola.

Contoh Soal Tes DISC

Format yang paling umum adalah pilihan paksa (forced choice). Setiap soal berisi empat pernyataan, masing-masing mewakili satu tipe DISC. Anda memilih satu yang paling sesuai (P) dan satu yang paling tidak sesuai (TP).

Pernyataan P TP
Saya suka mengambil keputusan dengan cepat ✓
Saya mudah akrab dengan orang baru

Saya tetap tenang dan sabar dalam situasi sulit
✓
Saya memeriksa detail sebelum bertindak

Pada contoh di atas, pernyataan pertama mewakili D, kedua I, ketiga S, dan keempat C. Pilihan P menambah skor tipe tersebut, sedangkan pilihan TP mengurangi skornya. Setelah semua soal dikerjakan, skor keempat tipe dibandingkan untuk melihat gaya yang paling menonjol.

Sebagian tes memakai format lain, misalnya memilih kata sifat (tegas, ramah, sabar, teliti) atau memberi skala 1 sampai 4 pada setiap pernyataan. Prinsipnya tetap sama.

Tes DISC Gratis

Coba tes DISC versi latihan berikut. Ada 16 soal dengan format yang sama seperti contoh di atas, dan waktunya sekitar 5 menit. Hasilnya langsung muncul, lengkap dengan kekuatan, hal yang perlu diperhatikan, dan tips wawancara sesuai gaya Anda. Tes juga tersedia dalam bahasa Inggris lewat tombol di pojok kanan atas.

Memuat tes DISC... Jika tes tidak muncul, muat ulang halaman ini.

Ingin melihat kepribadian Anda dari sudut lain? Coba juga tes kepribadian Big Five gratis dan tes gaya kepemimpinan dari Talent Hunts Indonesia.

Cara Mengerjakan Tes DISC

  1. Baca instruksi dengan teliti. Pastikan Anda tahu apakah harus memilih P dan TP, memberi peringkat, atau memilih kata sifat.
  2. Jawab berdasarkan diri Anda di tempat kerja. Bayangkan perilaku Anda sehari-hari saat bekerja, bukan versi ideal yang ingin Anda tunjukkan.
  3. Jawab dengan cepat dan jujur. Pilihan pertama yang muncul di pikiran biasanya paling akurat. Terlalu lama menimbang membuat jawaban tidak konsisten.
  4. Jangan mencoba "mengatur" hasil. Tidak ada tipe yang benar atau salah. Jawaban yang dibuat-buat sering terlihat tidak konsisten dan justru menimbulkan pertanyaan saat wawancara.
  5. Isi semua soal. Soal yang kosong membuat profil Anda kurang akurat.

Bagaimana Recruiter Membaca Hasil Tes DISC

Dalam pengalaman kami mendampingi proses rekrutmen, hasil DISC hampir tidak pernah menjadi satu-satunya penentu. Recruiter dan user biasanya memakainya untuk tiga hal:

  • Menyusun pertanyaan wawancara. Kandidat dengan skor D tinggi mungkin ditanya tentang cara bekerja dalam tim; kandidat dengan skor S tinggi mungkin ditanya tentang menghadapi perubahan. Siapkan jawabannya dengan daftar pertanyaan wawancara kerja kami.
  • Melihat kecocokan dengan peran dan tim. Misalnya, peran penjualan lapangan sering cocok dengan gaya D atau I, sedangkan peran audit atau quality control sering cocok dengan gaya C. Namun ini kecenderungan, bukan aturan.
  • Merencanakan cara memimpin dan mengembangkan kandidat setelah ia bergabung.

Yang paling penting bagi recruiter adalah konsistensi: apakah hasil tes sejalan dengan cerita dan contoh yang Anda sampaikan saat wawancara.

Tips untuk HR: Memakai Tes DISC dalam Rekrutmen

  • Jadikan pelengkap, bukan penentu. Gabungkan hasil DISC dengan wawancara berbasis kompetensi, tes kemampuan, dan cek referensi.
  • Tentukan dulu kebutuhan peran. Tuliskan perilaku yang dibutuhkan posisi tersebut sebelum melihat hasil tes, agar tidak terpengaruh tipe yang "disukai".
  • Gunakan hasil untuk menyusun pertanyaan. Gali area yang perlu diperhatikan dari setiap tipe lewat pertanyaan perilaku (minta contoh nyata).
  • Jelaskan hasil kepada kandidat. Umpan balik singkat membuat pengalaman kandidat lebih baik dan menunjukkan bahwa tes dipakai secara adil.
  • Manfaatkan untuk pengembangan tim. Setelah karyawan bergabung, profil DISC membantu atasan menyesuaikan cara berkomunikasi dan membagi peran.

Untuk posisi senior, Talent Hunts Indonesia menggabungkan asesmen kepribadian dengan wawancara mendalam dan referensi melalui metodologi HUNTS Framework, sehingga keputusan rekrutmen tidak bergantung pada satu tes saja.

Kelebihan dan Keterbatasan Tes DISC

Kelebihan: singkat, mudah dipahami, dan bahasanya netral sehingga nyaman dipakai untuk diskusi tim dan pengembangan diri.

Keterbatasan: DISC menggambarkan gaya perilaku, bukan kemampuan atau kinerja. Tes ini tidak dirancang untuk memprediksi kinerja kerja, dan format pilihan paksa membuat hasil antarorang sulit dibandingkan secara langsung. Karena itu beberapa lembaga profesional, seperti British Psychological Society dan CIPD di Inggris, tidak mendukung tes jenis ini sebagai alat seleksi utama (Encyclopedia.pub).

Artinya, hasil DISC sebaiknya dipakai sebagai bahan diskusi dan pelengkap, bukan alasan tunggal untuk menerima atau menolak kandidat. Tes lain yang sering dipakai bersama DISC bisa Anda baca di artikel tes psikotes apa saja.

Kesimpulan

Tes DISC membantu memahami gaya kerja Anda melalui empat tipe: Dominance, Influence, Steadiness, dan Compliance. Kerjakan dengan jujur, pahami kekuatan dan hal yang perlu Anda perhatikan, lalu siapkan contoh nyata yang mendukungnya untuk sesi wawancara.

Siap melangkah ke tahap berikutnya? Kirim CV Anda ke konsultan Talent Hunts Indonesia, lihat lowongan kerja yang sedang dibuka, atau rapikan dulu CV Anda dengan contoh CV lamaran kerja kami.

Tes DISC di halaman ini adalah latihan berdasarkan model DISC dan tidak berafiliasi dengan penerbit asesmen DISC komersial mana pun.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu tes DISC?

Tes DISC adalah tes kepribadian yang membagi gaya perilaku ke dalam empat tipe: Dominance, Influence, Steadiness, dan Compliance. Tes ini sering dipakai dalam psikotes rekrutmen dan pengembangan tim.

Apakah tes DISC ada jawaban benar dan salah?

Tidak. Tes DISC tidak punya jawaban benar atau salah, dan tidak ada tipe yang lebih baik dari tipe lain. Jawablah sesuai perilaku Anda yang sebenarnya di tempat kerja.

Berapa lama mengerjakan tes DISC?

Umumnya 10 sampai 15 menit, tergantung jumlah soal dan instruksi penyelenggara. Tes latihan di halaman ini membutuhkan sekitar 5 menit.

Tipe DISC apa yang paling dicari perusahaan?

Tidak ada satu tipe yang selalu dicari. Perusahaan melihat kecocokan tipe dengan peran, tim, dan budaya kerja, serta konsistensinya dengan hasil wawancara.

Apa bedanya tes DISC dan tes MBTI?

Tes DISC berfokus pada perilaku yang terlihat di tempat kerja dan menghasilkan empat tipe utama. MBTI berfokus pada preferensi cara berpikir dan mengambil keputusan, dan menghasilkan 16 tipe.

Mencari peran berikutnya? Lihat lowongan atau kirim CV Anda.

Lihat lowongan

← Semua artikel Lihat lowongan Kirim CV Anda

Daftar isi