Anda sudah menerima tawaran kerja baru, lalu HR bertanya, "What is your notice period?" Atau Anda berencana resign dan bingung harus memberi tahu kantor berapa lama sebelumnya. Dua situasi ini berujung pada satu istilah: notice period.
Sebagai salah satu pendiri APRESI yang telah membantu lebih dari 300 klien di 30+ industri dan menempatkan 500+ kandidat, tim headhunter Talent Hunts setiap hari menyusun jadwal rekrutmen berdasarkan notice period kandidat.
Artikel ini merangkum arti notice period, aturannya di Indonesia, hak Anda selama masa tersebut, cara menjawabnya saat interview, sampai contoh surat resign one month notice yang bisa langsung dipakai.
Notice Period Adalah
Notice period adalah masa pemberitahuan antara tanggal karyawan mengajukan resign dan hari terakhirnya bekerja. Di Indonesia, notice period umumnya 30 hari atau one month notice, sesuai syarat pengunduran diri dalam UU Ketenagakerjaan. Selama masa ini, karyawan tetap bekerja, tetap digaji, dan menyelesaikan serah terima pekerjaan.
Jadi, one month notice artinya Anda memberi tahu perusahaan secara tertulis satu bulan sebelum tanggal resign yang Anda inginkan. Istilah ini juga dipakai dalam arah sebaliknya: perusahaan yang ingin mengakhiri hubungan kerja biasanya memberi pemberitahuan dalam jangka waktu tertentu.
Notice period berguna bagi kedua pihak. Perusahaan punya waktu mencari pengganti dan mengatur serah terima, sementara karyawan bisa keluar dengan baik, mendapatkan hak akhirnya, dan menjaga hubungan profesional.

Dasar Hukum Notice Period di Indonesia
Istilah "notice period" memang tidak tertulis dalam undang-undang, tetapi kewajiban memberi tahu sebelum resign diatur jelas.
UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Aturan awalnya ada di Pasal 162 ayat (3): karyawan yang mengundurkan diri harus mengajukan permohonan tertulis paling lambat 30 hari sebelum tanggal pengunduran diri.
UU Cipta Kerja (UU No. 6 Tahun 2023). Setelah perubahan, ketentuan ini dipindahkan ke Pasal 154A ayat (1) huruf i UU Ketenagakerjaan. Pengunduran diri atas kemauan sendiri tetap sah sebagai alasan berakhirnya hubungan kerja dengan tiga syarat:
- Mengajukan permohonan pengunduran diri secara tertulis paling lambat 30 hari sebelum tanggal mulai pengunduran diri.
- Tidak terikat dalam ikatan dinas.
- Tetap melaksanakan kewajiban sampai tanggal mulai pengunduran diri.
PP No. 35 Tahun 2021. Pasal 50 menegaskan bahwa karyawan yang resign dan memenuhi syarat di atas berhak atas uang penggantian hak serta uang pisah. Besaran uang pisah diatur dalam perjanjian kerja (PK), peraturan perusahaan (PP), atau perjanjian kerja bersama (PKB).
Sumber teks peraturan: peraturan.bpk.go.id.
Catatan: DPR telah mengesahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan pada 6 Oktober 2026, tetapi undang-undang ini belum berlaku karena masih dalam masa transisi. Sampai ada perubahan yang berlaku resmi, ketentuan di atas tetap menjadi acuan. Artikel ini bukan nasihat hukum; untuk kasus tertentu, cek perjanjian kerja Anda atau konsultasikan dengan ahli hukum ketenagakerjaan.
Berapa Lama Notice Period?
Batas minimal menurut undang-undang adalah 30 hari. Dalam praktiknya, durasi bisa lebih panjang jika disepakati dalam perjanjian kerja atau peraturan perusahaan.
Situasi |
Notice period umum |
Catatan |
|---|---|---|
Staf dan supervisor (PKWTT) |
30 hari (one month notice) |
Mengikuti syarat minimal undang-undang |
Manajer dan senior manager |
30 sampai 60 hari |
Sering diminta lebih lama karena serah terima lebih kompleks |
Direktur dan C-level |
60 sampai 90 hari |
Biasanya tertulis di kontrak atau perjanjian direksi |
Karyawan kontrak (PKWT) |
Mengikuti kontrak |
Resign sebelum kontrak berakhir dapat menimbulkan kewajiban ganti rugi |
Masa probation |
Sering lebih singkat, misalnya 7 sampai 14 hari |
Tergantung kebijakan perusahaan |
Two months notice dan three months notice. Perusahaan boleh meminta notice period lebih dari 30 hari selama tercantum dalam PK, PP, atau PKB dan disepakati karyawan. Jika Anda sudah menandatanganinya, ketentuan itulah yang berlaku bagi Anda.
Karyawan kontrak (PKWT). Pasal 62 UU Ketenagakerjaan mengatur bahwa pihak yang mengakhiri PKWT sebelum jangka waktunya berakhir wajib membayar ganti rugi sebesar upah sampai kontrak selesai, kecuali kontrak mengatur lain atau ada alasan yang dibenarkan undang-undang. Karena itu, karyawan PKWT sebaiknya membaca kontraknya sebelum mengajukan resign.
Hak dan Kewajiban Selama Notice Period
Selama notice period, status Anda tetap karyawan penuh. Artinya, hak dan kewajiban berjalan seperti biasa sampai tanggal efektif resign.
Hak karyawan:
- Gaji penuh sampai hari terakhir bekerja, termasuk tunjangan tetap.
- Uang penggantian hak, antara lain sisa cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur (Pasal 40 ayat (4) PP 35/2021).
- Uang pisah sesuai PK, PP, atau PKB, jika syarat resign terpenuhi.
- THR, jika hubungan kerja berakhir dalam 30 hari sebelum hari raya keagamaan (berlaku untuk karyawan PKWTT menurut Permenaker No. 6 Tahun 2016).
- Surat keterangan kerja atau paklaring setelah hubungan kerja berakhir.
Kewajiban karyawan:
- Tetap bekerja dan mencapai target seperti biasa.
- Menyelesaikan serah terima: dokumentasi pekerjaan, akses sistem, kontak klien, dan proyek berjalan.
- Mengembalikan aset perusahaan (laptop, ID card, kendaraan, dokumen).
- Menjaga kerahasiaan informasi perusahaan, termasuk setelah keluar.
Bolehkah memakai sisa cuti untuk memperpendek notice period? Bisa, jika disetujui atasan. Banyak perusahaan mengizinkan cuti di minggu terakhir, tetapi ada juga yang meminta cuti diuangkan agar serah terima tetap berjalan.
Cara Menjawab "What Is Your Notice Period?" saat Interview
Pertanyaan ini hampir selalu muncul di tahap akhir rekrutmen. Recruiter tidak sedang menilai Anda; mereka sedang menyusun tanggal mulai kerja. Kuncinya: jawab jujur, spesifik, dan tunjukkan bahwa Anda profesional terhadap kantor lama.
Tips menjawab:
- Sebutkan angka sesuai kontrak. Cek perjanjian kerja sebelum interview, jangan menebak.
- Hitung dari kapan Anda bisa resign. Jika masih menunggu bonus atau proyek selesai, sampaikan sejak awal.
- Tunjukkan fleksibilitas yang realistis. Sebutkan kemungkinan negosiasi atau memakai sisa cuti, tetapi jangan menjanjikan sesuatu yang belum pasti.
- Jangan meremehkan kantor lama. Kalimat seperti "saya bisa langsung keluar kapan saja" justru menimbulkan pertanyaan tentang komitmen Anda.
Contoh jawaban (bahasa Inggris):
"My notice period is one month, as stated in my employment contract. I would submit my resignation once I receive a written offer, so I could start on [tanggal]. I may be able to shorten it by a week using my remaining leave, subject to my manager's approval."
Contoh jawaban (bahasa Indonesia):
"Notice period saya satu bulan sesuai kontrak. Saya akan mengajukan resign setelah menerima offering letter tertulis, sehingga bisa mulai bekerja sekitar tanggal [tanggal]. Jika diperlukan, saya bisa mencoba bernegosiasi untuk memakai sisa cuti."
Jika belum bekerja atau sudah resign, jawab saja: "Saya bisa mulai segera" atau "Saya bisa mulai dalam satu minggu." Ini justru nilai tambah.
Lihat juga daftar pertanyaan wawancara kerja dan cara menjawabnya untuk persiapan lainnya.
Menghadapi Counter Offer Selama Notice Period
Notice period adalah masa paling rawan dalam proses pindah kerja. Begitu surat resign masuk, perusahaan lama sering mengajukan counter offer: kenaikan gaji, promosi, atau janji perubahan agar Anda bertahan.
Sebagai headhunter, Talent Hunts selalu memperhitungkan notice period dan risiko counter offer sejak awal proses, bukan setelah offering letter ditandatangani. Berikut saran kami untuk kedua pihak.
Untuk kandidat:
- Ingat alasan awal Anda pindah. Jika alasannya karier, atasan, atau budaya kerja, kenaikan gaji jarang menyelesaikannya.
- Waspadai kepercayaan yang berubah. Setelah Anda menyatakan ingin keluar, cara perusahaan melihat loyalitas Anda bisa berubah, meskipun Anda akhirnya bertahan.
- Jangan memakai offer baru sebagai alat tawar. Menerima offer lalu membatalkannya demi counter offer dapat merusak reputasi Anda di mata perusahaan baru dan headhunter.
- Putuskan sebelum resign. Tanyakan pada diri sendiri: jika kantor lama menawarkan gaji yang sama, apakah saya tetap pindah? Jika jawabannya ragu, selesaikan dulu keraguan itu.
Baca juga: The Truth Behind Counter Offers: 11 Reasons to Think Twice (bahasa Inggris).
Untuk perusahaan yang merekrut:
- Tanyakan notice period di awal, lalu susun tanggal mulai yang realistis, bukan yang ideal.
- Bahas risiko counter offer saat interview. Tanyakan apa yang akan dilakukan kandidat jika perusahaannya mencoba menahan.
- Tetap berkomunikasi selama notice period. Kirim informasi onboarding, perkenalkan tim, dan pastikan kandidat merasa sudah menjadi bagian dari perusahaan.
- Hormati notice period kandidat. Meminta kandidat keluar tanpa notice justru memberi sinyal buruk tentang cara Anda memperlakukan karyawan.
Contoh Surat Resign One Month Notice
Surat resign one month notice cukup singkat dan sopan. Cantumkan tanggal pengajuan, tanggal efektif (minimal 30 hari kemudian), dan kesediaan Anda menyelesaikan serah terima. Tidak perlu menjelaskan alasan secara detail.
Contoh surat resign (bahasa Indonesia):
Jakarta, 4 November 2026
Kepada Yth. Bapak/Ibu [Nama Atasan] [Jabatan] PT [Nama Perusahaan]
Perihal: Pengunduran Diri
Dengan hormat,
Melalui surat ini, saya [Nama Lengkap], [Jabatan] di divisi [Nama Divisi], mengajukan pengunduran diri dari PT [Nama Perusahaan]. Sesuai ketentuan one month notice, hari kerja terakhir saya adalah [tanggal, minimal 30 hari dari tanggal surat].
Selama masa pemberitahuan ini, saya akan menyelesaikan tanggung jawab saya dan membantu proses serah terima pekerjaan kepada pengganti atau rekan yang ditunjuk.
Terima kasih atas kesempatan, bimbingan, dan pengalaman yang saya dapatkan selama bekerja di PT [Nama Perusahaan]. Semoga perusahaan terus berkembang.
Hormat saya,
[Tanda tangan] [Nama Lengkap]
Contoh surat resign (bahasa Inggris):
Dear [Manager's Name],
Please accept this letter as formal notice of my resignation from my position as [Job Title] at [Company Name]. In line with my one month notice period, my last working day will be [date].
I will do my best to complete my responsibilities and ensure a smooth handover during this period.
Thank you for the opportunities and support I have received. I wish the team continued success.
Sincerely, [Full Name]
Tips pengiriman: sampaikan dulu secara langsung kepada atasan, lalu kirim surat melalui email dengan tembusan ke HR. Simpan bukti pengiriman sebagai catatan tanggal mulai notice period Anda.
Kesimpulan
Notice period adalah jembatan antara pekerjaan lama dan pekerjaan baru. Aturan minimalnya 30 hari sesuai UU Ketenagakerjaan, tetapi durasi sebenarnya ditentukan oleh perjanjian kerja Anda. Jalani notice period dengan profesional: ajukan resign tertulis, selesaikan serah terima, pertimbangkan counter offer dengan kepala dingin, dan pastikan hak akhir Anda dibayar.
Sedang mencari langkah karier berikutnya? Lihat lowongan kerja terbaru dari Talent Hunts atau kirim CV Anda. Konsultan kami akan membantu menyusun tanggal mulai yang sesuai dengan notice period Anda.
Untuk perusahaan: butuh kandidat yang siap bergabung tepat waktu? Tim headhunter Talent Hunts merencanakan setiap offer berdasarkan notice period dan risiko counter offer sejak awal proses.